Bercerita mengenai pengalaman, aku rasa semua orang mempunyai itu. Bahkan bagi mereka ada suatu peristiwa yang tak terlupakan. Contohnya ni aku,,,
Mulai dari TK peristiwa yang ada masa itu ialah saat jari telunjukku terkena gunting temanku. Guntingnya sih tidak begitu tajam, tapi setelah mengenai tangan darahnya tidak berhenti-berhenti. Bahkan semua teman TK ke inget sampe sekarang. Kalau lagi ngumpul suka diledekkin sama mereka (malu kan). Disekolah TK waktu tterkena gunting aku tak menangis, tapi sampe di rumah aku menangis sejadi-jadinya. Pasti kalian juga punya pengalaman seru lainnya.
Lanjut ke SD, di SD inilah aku mulai mengukir prestasi sekolah. Perjalanan terlama di bangku sekolah selama 6 tahun. Banyak kejadian yang sulit terlupakan. Satu peristiwa yang menyebabkan aku merasa bersalah selama ini. Saat percobaan IPA menggunakan ulat. Aku dan teman-teman cewek memang membenci teman satu kelas, cewek juga. Entah siapa yang memasukkan ulat-ulat dalam toples ke dalam laci cewek yang aku benci. Memang awalnya aku berencana, tapi siapa yang memasukkan aku tak tahu. Temanku langsung menangis dan guruku langsung menanyakan kenapa kok menangis. Dia langsung mengeluarkan toples ulat itu dari dalam laci. Guruku langsung menanyakan siapa yang melakukan, tapi semuanya hanya diam ketakutan termasuk aku. (Bandel ya dulu aku). Dan aku inget banget waktu les, tiba-tiba dia pulang dan datang lagi bersama bapaknya. Tiba-tiba bapaknya marah-marah pada kami, aku bingung padahal tak ada yang mengejek anaknya. Aku biarkan saja, bapaknya ngomel terus. Sampai sekarang aku masih sedikit radak jengkel kalau ke inget kejadian itu. Aku pun keluar dari SD dengan predikat rangking 1 mengalahkan dia yang dari kelas 1-3 dia yang menduduki rangking 1.
Sampai juga SMP. Aku masuk kelas favorit. Disinilah aku mengenal sosok seseorang yang sampai sekarang tak terlupakan. Dialah yang sampai sekarang mampu membuat akku untuk semangat maju dan selalu belajar, mungkin dia tak tahu itu. Banyak kenangan yang aku dapat mulai dari kebersamaan dan saling menyayangi di antara 38 siswa. Yang aku inget saat seorang teman laki-laki dikelasku tidak punya tas dan sepatu (karena rusak) dan ia tidak mampu membeli kami sekelas memberikan kado tas dan sepatu pada hari ultahnya. Betapa senangnya dia. Aku juga mendapat pembelajaran berharga. Aku bangga pada dia Kak Marcelina, dia sosok seorang yang mempunyai semanngat baja. Walaupun fisiknya cacat tapi ia tak pernah putus asa. Saat hendak masuk SMP ia dibantu seorang guru agar dapat sekolah di situ, memang ia tak bisa berjalan. Nasib berpihak padanya, akhirnya dia sekolah di situ bahkan dia termasuk murid berprestasi. Setiap pagi dan sore hari orang tuanya setia mengantar dan menjemputnya. Menggendong masuk dan keluar kelas. Teman-temannya pun setia membantunya, setiap ada pelajaran di luar temannya siap mendorong kursi rodanya yang laki-laki juga mau mengangkat kursi rodanya jika jalannya naik turun tangga. Dia pintar melukis, bahkan pernah mewakili sekolah dalam lomba lukis, akhirnya ia pulang membawa piala.
Saat lulus ia mampu meraih nilai yang sangat baik, sayangnya saat mencari sekolah SMA banyak yang menolak karena ia cacat. Seorang guru SMA merasa simpati dan akhirnya dengan caranya ia masuk salah satu SMA walaupun tak favorite. Kegiatan di SMA itu aku tak tahu. Sampai aku mendengar berita ia sakit setelah UNAS tahun 2010 dan kritis. Tepat setelah ijasah ia terima ia meninggal dunia. Aku merasa kagum betapa besar semangatnya walaupun penyakit it uterus menggerogoti tubuhnya tapi ia tetap melanjutkan sekolah
Aku menjalani sekolah di SMP dengan sepi setelah sosok seseorang penyemangat itu lulus tahun 2007. Dengan semangat ingin cepat lulus dan bertemu dengannya lagi, aku belajar sungguh-sungguh. Tapi pikiranku mulai buyar selama setahun terakhir di SMP. Teman cowok satu kelasku selalu menggangguku, entah apa yang dia inginkan. Bahkan sampai temenku cewek sedikit benci denganku karena kedekatanku dengan cowok tersebut. Aku tak peduli lagian aku tak begitu suka dengan dia. Entah kenapa hatiku masih berharap aku dapat kembali dengan sosok itu sampai sekarang. Seperti tak ada yang mampu menggantikan dia atau hanya diriku yang tak bisa membuka hati untuk yang lain. Entahlah
Selama 1 tahun, aku merasakan bahwa berartinya sebuah persahabatan mengapa baru tahun-tahun terakhir aku merasakan lekatnya sebuah persahabatan. Mengapa kita baru merasa akrab di saat waktu akan berakhir. Aku dan teman-teman yang terutama temanku si Gendut (sorry ya) kami selalu jalan bareng. Tetapi kami harus berpisah karena hasil UNAS menunjukkan kami lulus 100%, seneng deh. Kepada teman-teman SMP, aku minta maaf ya atas segala kesalahanku. Kalau dinget-inget aku memillih untuk tetap duduk di kelas 2 SMP apalagi saat kegiatan KIR bareng2, seru banget deh.
Setelah lulus aku berencana untuk melanjutkan ke sekolah SMA (aku ingin kuliah). Tetapi apa daya aku masuk SMK untuk memenuhi permintaan ibu. Tak apalah aku merasa senang banyak teman walaupun kebanyakkan cewek. Aku ingin selalu mengingat kalian.
~ Si Endah : si jenius bahasa Inggris, yang selalu memberikan ceplas-ceplos tapi selalu memberikan semangat
~ Si Ewin : jeritannya selalu mengagetkan semua yang ada, kadang-kadang centil tapi kadang-kadang juga bersikap dewasa
~ Si Cepty : nih anak yang tega kalau sedang jengkel ma temen ngomongnya sesuai apa yang ada di hati, tapi nih anak soulmateku di UNAS dalam satu ruangan.
~ Si Dora : nih anak juga sama sifatnya dengan cepti. Tapi dia pemarah, kalau sedang marah atau sedang membaca trus bukunya diminta dia langsung melempar buku tersebut. Ngeri kan dengernya.
~ Si Anya : hu,,,hu,,hu dia yang selalu membuatku tersenyum, tapi dia kadang-kadang membuat aku harus mengingat kembali kenangan masa SMP. Kangen denger ocehannya yang minta dicariin papi. Ada-ada aja ya
~ Si Sri : ih,,, yang satu ini lebaynya minta ampun, udah gitu dia cepet marah dan yang pasti kayak anak kecil. Upsss sory plend
~ Si Atik : yang katanya kepala suku oleh Pak Wineto. Memang sih sifatnya keibuan banget
~ Si Ratri : ni anak sukanya becanda tetapi memang asyik orangnya. Kadang-kadang pendiem (soalnya sibuk sms an ma yayang) he,,,he,,,he,,,
~ Si Ratih : kalau udah ngomong ma dia harus hati-hati soalnya dia ngomong pakai bahasa krama inggil. Kadang-kadang susah sih, tapi beruntung bisa buat temen-temen lebih sopan.(so sweet)
~ Si Indra : jangan salah, namanya memang cowok tapi dia cewek. Anehnya temen-temen suka memanggil dia dengan sebutan Mas,,, termasuk aku. Aneh ya,,,kasian juga sih
~ Si Dwi sup : nih soulmatenya Indra juga. Jarang banget dia gabung ma teman-teman kalau cerita paling sama gengnya.
~ Si Mira : yang ini juga satu geng sama Indra. Dia masih bisa bercanda ma temen-temen. Ni anak juga pinter walaupun belum banyak yang tahu.
~ Si Ana Ar : kalau nginget dia, aku jadi inget kata-kata Nicho “kamu ngerasa nggak lox ana ar itu gimana gitu? Ia seperti anak borjuis” hahahhahhahaha,,,pengen ketawa sendiri aku. Aneh ya memang sih Ana Ar itu anaknya pendiem dan lagi yang membuat dia terlihat aneh itu karena pipinya tembem. I’m sorry plend
~ Si Ana Is : anak ini centil banget, dia humoris. Kalau lagi serius, dia serius banget dan yang paling dikenal ma temen-temen ialah dia cepet mendapatkan pengganti jika sudah putus dengan pacarnya seperti sudah punya cadangan. Heheheheheheheh
~ Si Tika : “Tik,, aku berdoa agar kamu menjadi lebih baik, lupakan masa lalu yang kelam”. Jadi keinget pada masa itu, kami semua merasa kasihan dan selalu ngedukung loe. Dan pesanku lagi “jika punya masalah, ceritalah kepada kami selaku temanmu, jangan pendam sendirian”. Ku yakin sekarang pasti kau telah sembuh.
~ Si Yanti : aku kagum sama ni anak, semangat dan kerja kerasnya telah merubah arah pikirku selama ini. Walaupun belum tentu benar tapi ni anak berani untuk mengungkapkannya, bahkan malah sering buat seluruh isi kelas tertawa ngakak…
~ Si Hanuna : aku juga kagum sama dia, nia anak gak pernah maen. Di sekolah jjuga gak pernah neko-neko. Berbakti banget deh sama ortu. Dia merupakan tempat curhatku.hehehehe
~ Si Dwi Les : ni anak patut diacungi jempol juga, dia sering ngebantu ortunya di sawah. Tapi kadang-kadang kalau lagi upacara dia sering gak tahan jadinya mau pingsan.
~ Si Avia : si pahlawan olahraga,,,,,,sorry ya Vi,, kalau aku sering marah2 saat ngajarin kamu. Ni anak kalau udah di lapangan cool abis. Pengen jadinya seperti dia
~ Si Eka : si penggemar kucing,,,, ni anak juga udah kelihatan keibuannya. Masukannya selalu menjadi penyemangat
~ Si Okta : lucunya anak ini kalau lagi ngomong cause selalu sambil tertawa. Gak nyangka kamu juga perhatian ma ku, jauh-jauh ke rumahku untuk menjengukku yang abis jatuh dari motor.
~ Si Lisa : si menthel di kelas, yang suka dandan,heheheheh sory ya lis. Walaupun begitu tapi kau masih tau batasan, salut deh
~ Si Yuli : anak yang punya tahi lalat di hidung,,,hehehehehh. Pendiem, tapi tak menyangka aku bisa kenal dia lebih dari sekadar teman bahkan udah jadi saudara. Makasih ya sobat udah nemenin hari-hariku. Tetap semangat, setiap masalah ada jalan keluar kok.
~ Si Surya : anak pendiem, kalau ngomong ma dia kadang gak kedenger coz omongannya pelan. Tingkah lakunya juga lemah lembut.
~ Si Lastri : temen pertama yang bisa ngajak tertawa saat MOS. Dulu dirimu humoris, tapi setelah keluar dari geng Indra dirimu jadi pendiem.
~ Si Novi : ni anka juga banyak ketawanya, ngomong aja sambil ketawa. Aku juga tak banyak tahu mengenai dia, orangnya sedikit tertutup.
~ Si Dari : pemilik rambut panjang, kalau lihat dia yang diirikan ialah rambut panjangnya. Anaknya memang kayak masih kecil tapi dah punya pacar lhooo.
~ Si Nuraini : salut ma dia, anak panti asuhan. Semangatnya terus terukir, anaknya juga agak-agak tomboy.
~ Si Winarsih : anak berkacamata. Siapa yang menyangka kalau dia yang pertama kali melepas masa lajang. “selamat ya buat kamu” padahal di sekolah gak terlihat ganjen ma cowok tapi malah jadi pembukaan
~ Si Fitri Les : anaknya terburu-buru banget kalau udah disuruh pulang sama seperti Dari. Anaknya pendiem di sekolah tapi ternyata di luar juga centil banget.
~ Si Fttriyani : anak rohis, yag selalu jadi contekan kalau ngisi buku mentor. Makasih ya,,,,
~ Si Nicho : kadang ni anak menyebalkan tapi kadang bisa diajak ngobrol. Maaf ya Cho kalau waktu ngajarin akuntansi aku suka marah-marah. Tapi kadang dirimu bikin ngakak,,
~ Si Wibi : kecil-kecil yang sudah berani ngebandel, bolos, alpha dll. Tapi kalau gak ada dia kelas sepi banget.
~ Si Mifta : ni cowok yang gak banyak ngomong. Sebenarnya kalau dah kenal enak juga diajak ngobrol. Jadi inget waktu ujian praktek agama, sama-sama nunggu lama dapat giliran terakhir pula.
~ Si Febri : kalau dah nngomongin dia gak da habisnya. Apalagi kalau ulangan pasti kata-kata yang keluar untukku “ pinter ki ojo dipek dewe, koncone diwei turunane” pasti itu. Tapi aku merasa dia juga ngedukung 100% waktu aku ikut LKS.
Sorry aku ngecewain kalian,,,,
Sobat itula temen-temenku yang mengisi hari2ku selama 3 tahun. Sekarang tinggal kenangan, ingin rasanya aku mengulang kebersamaan bareng kalian. Ingatkah sobat waktu kita rame2 menyembunyikan hp nya Ratri dan aku yang megang, aku merasa bersalah banget. Isengnya teman-teman meminta tebusan keripik pisang 500 an yang dijual oleh Yanti. Aneh-aneh temanku
Dan saat tour ke Semarang tanggal 19 Desember 2009 kalau tak salah, rame sorakk-sorak saat bertemu dengan SMK 2 Yogyakarta. Padahal tak ada sebab, Cuma bis kita saling seling saja. Tapi aku merasa senang, dan anehnya lagi bis kita bertemu lagi saat perjalanan pulang di daerah Blabak, Magelang. Waktu itu bis sekolahku tiba duluan di daerah pusat oleh2 itu, dan tiba-tiba bis mereka langsung parker di samping kita. Kaget sekali sobat.
Kenangan memang tinggal kenangan, namun jangan pernah lupakan itu. Kita pernah bersama selama 3 tahun.
Kalau kata SLANK “TERLALU MANIS UNTUK DILUPAKAN”
Kalau kata PROJECT POP
“KAMU SANGAT BERARTI
ISTIMEWA DI HATI
SELAMANYA RASA INI
JIKA TUA NANTI KITA TLAH HIDUP MASING-MASING
INGATLAH HARI INI”
![]() |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar