Pelangi indah di telan mendung
Hitam kelam dalam kegelapan
Manisnnya kata-katamu
Melambungkan diriku
Buatkku yakin bahwa engkau berlian
Diantara ribuan emas
Yang cahayanya silaukan mata
Kau sembunyikan semua kemunafikan
Lidah, hati, otak tak pernah sejalan
Kau munculkan wajah bersahabat
Tapi hatimu bagai duri di hatiku
Aku benci, muak
Bertahan dalam kondisi ini
Membuatku sakit
Bisakah kamu seperti ini
Bukan kamu yang dulu
Atau hanya akku tak tahu dari dulu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar