Minggu, 15 November 2015

bODOHNYA Aku

Habis kata-kataku untuk menggambarkan apa yang telah aku rasakan. Setiap apa yang aku utarakan tak pernah engkau percaya. Harus dengan apa lagi aku bicara, memang aku  blum bisa membuktikan.
Apakah memang aku yang terlalu bodoh?
Menunggu apa yang namanya ketidakpastian
Membuang waktu hanya untuk menunggu dirimu
Sedangkan dengan waktuku bisa ku berikan pada orang lain.
Tapi aku tetap memilih kamu,
Mungkin di sini salahku, mengapa saya tetap memilih kamu.
Banyak kan orang-orang yang dekat, tetapi saya cuek saja.
Terlalu bodoh saya, tetap menaruh harapan padamu. Yang sejatinya belum tentu kamu berharap padaku.
Terlalu bodoh saya, menghabiskan waktu untuk menunggu kamu yang belum tentu setelah itu kamu ingin denganku.

Terkadang memang saya merasa lelah akan semua ini, terkadang saya ingin meletakkan apa yang telah terjalin. Tapi akhirnya hanya Tuhan yang tahu.

Selasa, 10 November 2015

Aku KEMBALI

Helloo,,,,,,,,,,,,,,,,
Tak terasa ternyata udah lama aku gak ngeblog. Sampai bingung mau mencurahkan apa karena telah banyak sekali cerita,
Dan yang jelas terlalu banyak cerita negatif atau yang sering dibilang cerita yang membuat muak, enek, jengkel dan sebagainya.
Bergabung dengan orang yang menurutku cuma mementingkan diri sendiri.
Yang ingin menang sendiri, yang ingin disebut malaikat.
Yang senang melihat kawan menderita. Dan apalah sebutannya yang jelas musuh dalam selimut.
Mungkin curahan ini hanya akan menimbulkan dendam di hati tapi kalau tidak diungkapkan hanya akan semakin membuat hati terasa panas.
Berharap ada perubahan dalam hati dia.

Senin, 27 Juli 2015

Terima Kasihku

Hanya ungkapan terima kasih yang dapat aku keluarkan.
Atas segala curahan kasihmu, dukunganmu, perhatianmu. Rasa nyaman ini yang selalu ku inginkan.
Maafkan aku Ibu,
Yang selalu menyusahkanmu sampai saat ini
Yang masih kekanak-kanakkan.
Yang masih suka bermanja-manja
Bahkan sampai saat ini masih belum bisa mandiri.
Aku butuh supportmu di saat keadaanku seperti ini
Aku butuh lindunganmu,,
Aku masih berharap engkau bersedia menghapus air mata ini jika menetes

Maafkan aku yang selalu menyusahkanmu

Selasa, 23 Juni 2015

HIDUP ini UNTUK APA sih???

Pertanyaan "hidup ini untuk apa?" terkadang memenuhi ruangan di otak. Bahkan sampai sekarang belum aku temukan jawaban atas pertanyaan tersebut.
Terlalu banyak mungkin  jawaban yang orang lain utarakan. Berbeda-beda, makna dan arti yang saling bertolak belakang.  Menurutku terlalu berlebihan akan jawaban tersebut.
Ada yang bilang hidup ini untuk berjuang mencari uang, sehingga setiap hari yang ada di otaknya hanya uang. Kegiatannya sehari hari juga tak jauh dari yang namanya mencari uang. Apakah iya selamanya kalian akan begitu. Semuanya tak bisa diukur dengan uang. Karena bahagia itu sederhana, tertawa pun tidak memerlukan uang.
Ada yang bilang lagi hidup itu jabatan yang tinggi. Jabatan tinggi di dunia apa maknanya jika jabatanmu nanti rendah di mataNya.

Terkadang melihat apa yang ada di sekitar itu membuat hati merinding. Kalian hanya untuk mendapatkan uang,jabatan,penghargaan,kenyamanan harus sampai mengorbankan orang lain. Tak bisakah kalian berjalan bersama beriringan saling membantu sama lain. Bahkan yang lebih miris lagi orang lain yang tidak tahu apa-apa harus terkena dampaknya juga. Tidakkah kalian merasa salah??
Perlulah di ingat hidup ini cuma sekali, bagaimana kita memanfaatkannya untuk menjadi bermanfaat bagi orang lain.
Seimbangkan antara hidup di dunia dengan bekalmu nanti. Maaf, bukannya sok suci ini hanya sebagai pengingat untuk diriku sendiri.

Senin, 22 Juni 2015

PUASA SUNAH

Allah Ta’ala telah berfirman :

''Setiap amal anak Adam adalah untuknya kecuali shaum, sesungguhnya shaum itu untuk Aku dan Aku sendiri yang akan memberi balasannya. Dan shaum itu adalah benteng (dari api neraka), maka apabila suatu hari seorang dari kalian sedang melaksanakan shaum, maka janganlah dia berkata rafats dan bertengkar sambil berteriak. Jika ada orang lain yang menghinanya atau mengajaknya berkelahi maka hendaklah dia mengatakan ‘Aku orang yang sedang shaum’. Dan demi Zat yang jiwa Muhammad berada di tanganNya, sungguh bau mulut orang yang sedang shaum lebih harum di sisi Allah Ta’ala dari pada harumnya minyak misik. Dan untuk orang yang shaum akan mendapatkan dua kegembiraan yang dia akan bergembira dengan keduanya: Apabila berbuka dia bergembira dan apabila berjumpa dengan Rabnya dia bergembira disebabkan ibadah shaumnya itu''. (HR. Al-Bukhari no. 1771 dan Muslim no. 1151)

Adapun macam-macam puasa sunnah beserta keutamaannya masing-masing yaitu :

1. Puasa Enam Hari di Bulan Syawal
Baik dilakukan secara berturutan ataupun tidak. Keutamaan puasa romadhon yang diiringi puasa Syawal ialah seperti orang yang berpuasa selama setahun (HR. Muslim).

2. Puasa Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah
Yang dimaksud adalah puasa di sembilan hari yang pertama dari bulan ini, tidak termasuk hari yang ke-10. Karena hari ke-10 adalah hari raya kurban dan diharomkan untuk berpuasa.

3. Puasa Hari Arofah
Yaitu puasa pada hari ke-9 bulan Dzuhijjah. Keutamaan: akan dihapuskan dosa-dosa pada tahun lalu dan dosa-dosa pada tahun yang akan datang (HR. Muslim). Yang dimaksud dengan dosa-dosa di sini adalah khusus untuk dosa-dosa kecil, karena dosa besar hanya bisa dihapus dengan jalan bertaubat.
 
4. Puasa Assyuro’
Hari Assyuro’ adalah hari ke-10 dari bulan Muharrom. Nabi sholallohu ‘alaihi wasssalam memerintahkan umatnya untuk berpuasa pada hari Assyuro’ ini dan mengiringinya dengan puasa 1 hari sebelum atau sesudahnhya. Hal ini bertujuan untuk menyelisihi umat Yahudi dan Nasrani yang hanya berpuasa pada hari ke-10. Keutamaan: akan dihapus dosa-dosa (kecil) di tahun sebelumnya (HR. Muslim).
 
5. Puasa Sya’ban
Disunnahkan memperbanyak puasa pada bulan Sya’ban. Keutamaan: bulan ini adalah bulan di mana semua amal diangkat kepada Robb semesta alam (HR. An-Nasa’i & Abu Daud, hasan).
 
6. Puasa pada Bulan Harom (bulan yang dihormati)
Yaitu bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharrom, dan Rojab. Dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah pada bulan-bulan tersebut termasuk ibadah puasa.
 
7. Puasa Senin dan Kamis
Namun tidak ada kewajiban mengiringi puasa hari Senin dengan puasa hari Kamis atau sebaliknya. Keduanya merupakan hari di mana amal-amal hamba diangkat dan diperlihatkan kepada Alloh.
 
8. Puasa 3 Hari Setiap Bulan
Disunnahkan untuk melakukannya pada hari-hari putih (Ayyaamul Bidh) yaitu tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan. Sehingga tidaklah benar anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa puasa pada harai putih adalah puasa dengan hanya memakan nasi putih, telur putih, air putih, dsb.
 
9. Puasa Dawud
Yaitu puasa sehari dan tidak puasa sehari. Kemudian puasa sehari dan tidak puasa sehari. Keutamaannya adalah karena puasa ini adalah puasa yang paling disukai oleh Alloh (HR. Bukhori-Muslim).

Ketentuan dalam Melakukan Puasa Sunnah
Pertama: Boleh berniat puasa sunnah setelah terbit fajar jika belum makan, minum dan selama tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa. Berbeda dengan puasa wajib maka niatnya harus dilakukan sebelum fajar.
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Pada suatu hari, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menemuiku dan bertanya, “Apakah kamu mempunyai makanan?” Kami menjawab, “Tidak ada.” Beliau berkata, “Kalau begitu, saya akan berpuasa.” Kemudian beliau datang lagi pada hari yang lain dan kami berkata, “Wahai Rasulullah, kita telah diberi hadiah berupa Hais (makanan yang terbuat dari kura, samin dan keju).” Maka beliau pun berkata, “Bawalah kemari, sesungguhnya dari tadi pagi tadi aku berpuasa.” (HR. Muslim no. 1154). An Nawawi memberi judul dalam Shahih Muslim, “Bab: Bolehnya melakukan puasa sunnah dengan niat di siang hari sebelum waktu zawal (bergesernya matahari ke barat) dan bolehnya membatalkan puasa sunnah meskipun tanpa udzur. ”
Kedua: Boleh menyempurnakan atau membatalkan puasa sunnah. Dalilnya adalah hadits ‘Aisyah diatas. Puasa sunnah merupakan pilihan bagi seseorang ketika ia ingin memulainya, begitu pula ketika ia ingin meneruskan puasanya. Inilah pendapat dari sekelompok sahabat, pendapat Imam Ahmad, Ishaq, dan selainnya. Akan tetapi mereka semua, termasuk juga Imam Asy Syafi’i bersepakat bahwa disunnahkan untuk tetap menyempurnakan puasa tersebut.[10]
Ketiga: Seorang istri tidak boleh berpuasa sunnah sedangkan suaminya bersamanya kecuali dengan seizin suaminya. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah seorang wanita berpuasa sedangkan suaminya ada kecuali dengan seizinnya.” (HR. Bukhari no. 5192 dan Muslim no. 1026)
An Nawawi rahimahullah menjelaskan, “Yang dimaksudkan dalam hadits tersebut adalah puasa sunnah yang tidak terikat dengan waktu tertentu. Larangan yang dimaksudkan dalam hadits di atas adalah larangan haram, sebagaimana ditegaskan oleh para ulama Syafi’iyah. Sebab pengharaman tersebut karena suami memiliki hak untuk bersenang-senang dengan istrinya setiap harinya. Hak suami ini wajib ditunaikan dengan segera oleh istri. Dan tidak bisa hak tersebut terhalang dipenuhi gara-gara si istri melakukan puasa sunnah atau puasa wajib yang sebenarnya bisa diakhirkan.”[11] Beliaurahimahullah menjelaskan pula, “Adapun jika si suami bersafar, maka si istri boleh berpuasa. Karena ketika suami tidak ada di sisi istri, ia tidak mungkin bisa bersenang-senang dengannya

Rabu, 17 Juni 2015

BerJUANG

Sedih,,kecewa hanya itu yang aku rasakan sekarang. Semangat untuk hidup langsung pudar saat tahu kondisi ini sendiri. Bahkan semalam sampai sekarang pun masih bisa aku menangis. Masih belum percaya atas apa yang telah digariskan.
Masih setengah sadar,,
Masih belm mengerti,,

Tuhan tahu aku kuat,, tapi untuk sekarang aku kehilangan semangatku. Sungguh apakah ini memang nyata?
Setelah mendengar apa yang dikatakan,,seakan2 separuh hidupku runtuh.Rasanya hanya ingin menangis,
Mengapa harus terjadi?
Ku coba bangkit sedikit demi sedikit. Meyakinkan diri bahwa semua kan terlewati
Mencoba menjadi sahabat dengan yang namanya penyakit. Aku tak ingin memusuhinya.
Mungkin dengan begitu,,ia akan tunduk kepada pemilik tubuh ini.
Semoga saja,,,akan lebih baik

Jumat, 29 Mei 2015

BERKACALAH

Menjalani kehidupan ini memang penuh warna. Menguras energi dan emosional. Berbagai perangai dipertontonkan bak sandiwara. 

Muka-muka yang menurutku tidak memiliki wibawa dan malu.

Banyak kata yang keluar yang menurutku hanya kebohongan belaka.

Mengertilah,,,

Ucapan yang kalian lontarkan itu merupakan cerminan diri kalian.

Berkacalah terlebih dahulu,,

Apakah kita sudah benar? Apakah kita sudah pantas mengeluarkan perkataan itu ada orang lain?

Jika kita belum benar-benar  bersih jangan keluarkan kata-kata itu.

Apa yang kalian keluarkan belum tentu di dengar, karena mereka pikir kalian saja masih seperti itu.

Berusahalah untuk menjaga perasaan orang lain.

Sebisa mungkin jangan menyakiti,

Kamis, 28 Mei 2015

Kejarlah Ilmu Sampai ke China

Ini bukan judul film ya, Ku Kejar Cinta ke Negeri China. Ini hanya ungkapan hati yang ingin di dengar oleh orang lain. Aku ingin membuka mata mereka yang hanya memandang rendah orang lain.Berbagai alasan muncul yang menyebabkan mereka memandang rendah orang lain.
Pertama, karena orang itu tidak kaya.
Kedua, karena orang itu tidak memiliki pekerjaan yang bisa dibilang wah.
Ketiga, karena orang itu tidak memiliki pendidikan yang tinggi atau tidak sekolah di tempat yang terkenal atau terkemuka.

Nah,,aku ingin mengeluarkan unek-unekku untuk yang no 3 itu.
Sebetulnya kita sekolah itu mencari apa sih? Ilmu, gelar, ijasah, kegiatan, atau untuk mencari jabatan. Kebanyakan orang-orang sekarang sudah tak mementingkan yang namanya ilmu. Mereka lebih mengejar gelar dan ijasah untuk mendapatkan jabatan yang tinggi dan gaji yang tinggi pula. Jika kalian berpikir itu salah, maka kalian salah besar coba tanyakan pada diri sendiri. Tanyakan pada hati nurani.
Karena setahuku jika kalian mencari ilmu kalian tak akan mementingkan itu sekolah yang prodinya prospek atau terkemuka. Ilmu dapat kalian dapatkan dari mana saja. Dari membaca buku, pengalaman kalian bisa mendapatkannya.
Makanya ada pepatah Carilah ilmu sampai negeri China, sebetulnya itu hanya perumpamaan. Kalian gharusnya mencari ilmu sebanyak-banyaknya, kemana pun saja.
Aku bukannya sok pintar, tapi aku juga merasakan ambisiku sendiri. Sekolah dapat ijasah dapat kerja yang bagus dengan gaji gede. Perlahan aku mengerti bahwa ijasah dan gelar itu tidak begitu penting, sekarang skill dan penerapan ilmu yang kita dapat yang lebih penting.
Apa artinya kalian sekolah tinggi  kalau kalian tidak dapat menggunakan ilmu yang kalian dapat dengan baik?
Lebih baik tidak usah sekolah bukan.

Rabu, 13 Mei 2015

BolehKah



Manusia memang diciptakan dengan berbagai watak yang berbeda. Kalau semuanya sama tak akan ada yang namanya warna warni kehidupan. Dan mengapa yang selalu menonjol dari watak manusia yang ada kebanyakan watak mereka yang jelek. Bukankah Tuhan menciptakan kita untuk saling melengkapi bukan menyakiti. Tetapi kebanyakan dari kita tak ada yang tahu, bahwa kita pernah membuat orang lain menangis karena kita.

Tuhan pun mengajarkan kepada kita untuk tak membalas sikap jelek orang kain terhadap kita, tapi kenyataannya berkata lain. Kita masih saling tusuk menusuk.

Bahkan diri ini pun terkadang merasakan hal seperti itu. Dendam, aku coba untuk menghapus semua perlakuanmu kepadaku, aku ingin seolah-olah kamu tak mengajariku rasa itu. Tapi terkadang aku tak terima dengan perlakuan itu, sungguh menyakitkan. Dulu memang aku seperti itu, tapi aku punya alasan. Kenapa sekarang kamu balas seperti itu. Sungguh sebetulnya aku ingin kamu mengajariku arti kebaikan kepada orang lain, arti memaafkan.

Jangan salahkan aku jika besuk aku balas dengan seperti ini,, tapi aku berharap aku bukan dirimu aku ingin berlaku lebih baik pada orang lain.

Sejujurnya, bolehkah aku iri pada ia. Jika teringat akan hal ini, air mata ini akan selalu menetes. Entah mengapa rasanya aku hanya orang asing.

Bolehkah aku menyimpan rasa dendam ini selamanya. Tentu saja tidak.

Orang yang berjiwa besar akan memaafkan orang lain. Seharusnya kamu bisa merasakan apa yang aku rasakan jika perlakuan ini terjadi pada dirimu.




Semoga kamu mengerti arti memaafkan yang sebenarnya.




































Selasa, 12 Mei 2015

DOA SANG Pemimpi di Pertambahan Usia

Detik demi detik terus bergulir. Berganti dari hari ke hari. Dan hari ini menjadi hari yang ditunggu, pertambahan usia yang semoga bisa mendewasakan diri.

Memilih langkah kaki kemana dia seharusnya melangkah, di hari ini tidak boleh bergembira secara berlebihan. Masa depan yang  harus dipikirkan dengan  benar, usia ini tidak lagi muda.

Tuhan, aku berterima kasih telah diberikan perpanjangan usia, merasakan lebih lama keindahan dunia. Diberikan waktu yang lebih panjang untuk bercanda bersama orang-orang terkasih,,

Tuhan, bantu aku untuk tak membuat kecewa mereka, bantu aku untuk membuat mereka tersenyum bangga kepadaku,

Bantu aku untuk membuat umur ini menjadi berkah bagi orang lain.

Yang ingin sekali aku wujudkan menggapai mimpi selama ini masih menjadi anganku maupun anggan orang tuaku,

Tuhan jika aku tak bisa membuat mereka tertawa bahagia, bantu aku tak membuat mereka menangis. Berikan kebahagiaan mereka lewat orang lain.


Aku yakin jika kita berani untuk melangkah maju pasti di depan banyak kejutan indah.

Kamis, 09 April 2015

rasa ITU akan selalu ADA

Walaupun bagaimanapun juga yang rasanya menyesal itu tak akan pernah hilang.  Itu yang aku sendiri rasakan. Berbagai cara aku gunakan untuk menghapus semuanya, tapi sebagian kecil rasa itu akan tetap ada. Apalagi jika melihat orang lain yang menggunakan kesempatan itu, rasa itu akan semakin membesar muncul dalam diri ini.
Tuhan,bantu aku untuk bangkit kembali. Aku tahu rencana yang telah engkau siapkan lebih indah. Seharusnya kalau kita bisa berpikiran positif untuk lebih indah, mengapa harus negatif. Tetapi kebanyakan manusia memang seperti itu.
Ku belajar kembali untuk mendekatkan diri kepadaMu, mencoba memperbaiki pribadi ini. Jalan orang  berbeda-beda, jika semua sama tak akan ada yang namanya kehidupan.

Kamis, 26 Februari 2015

Melancong PART THREE

hemss rasanya tu seneng banget setelah kemarin Januari sempat gagal akhirnya tanggal 22 Februari 2015 aku jalan jalan juga ke Borobudur temple. Disaat pikiran baru penat,jelong-jelong akan selalu menjadi obat mujarab.
Berangkat pukul 07.00 pagi menyusuri jalanan sepanjang arah ke Nanggulan. Betapa indahnya pemandangan yang disuguhnya alam pada pagi hari,,dengan hamparan sawah luas,pegunungan yang membentang dari barat ke timur apalagi Merapi dan Merbabu nampak secara jelas. Udara pagi pun masih begitu segar di hirup. 
Berbekal hanya feeling, kami terus berjalan mengikuti plakat yang ada. Soalnya baru pertama ini aku lewat jalan ini dan pertama kali nya aku ke Borobudur bahkan tanpa penunjuk jalan. Kata teman ku disuruh lurus aja mengikuti jalan. Sepanjang perjalanan berkelok2 melewati pegunungan,disuguhi bau durian yang dijual oleh warga sekitar. Bagi yang suka durian baunya sih oke oke saja tapi berhubung saya tidak doyan ya sudah baunya seakan menyiksa.
Saat perjalanan kurang lebih 5 Km,,kebingungan mulai melanda. Aku ambil jalan belok kiri sesuai plakat tapi saat ditengah jalan seperti ada yang aneh,,kami seperti melewati perkebunan. Aku putuskan kembali ke pertigaan semula dan bertanya di sana, belok kekirinya benar tapi setelah itu ambil yang kanan dengan jalanan yang sempit dan naik turun. Jalanannya pun rusak,,,kurang lebih 20 menit mengikuti jalan itu akhirnya Borobudur di depan mata.
Pukul 08.30 pagi sampai lah di Borobudur,,aku langsung cari toilet karena sudah tidak tahan. Setelah itu antri cari tiket masuk,aku beli 3 tiket kebetulan karena aku ajak kakak dan adikku. Saat hendak masuk, petugasnya tanya dari mana ngobrol2 bentar,dia nyuruh tiketnya yang satu dikembaliin aja kasihan anak kecil. Dan akhirnya dikembaliin sama kakakku,terima kasih ya pak atas bantuannya.
Saatnya melancong ke seluruh lingkungan candi,,hawa panas pun sudah tak terasa. Rasa bahagia dan takjub menjadi satu. Walaupun rasanya lelah naik turun tangga yang begitu tinggi tapi rasanya puas sekali. 2 jam berkeliling di candi terasa cepat dan kita harus melewati jalan yang begitu panjang dengan samping kanan kiri penuh dengan orang jualan oleh2.
Setelah keluar dari jalanan kita duduk2 dulu di taman untuk membuang rasa lelah dan masih sibuk berfoto ria.
Jam 10.30 pagi kita mulai keluar dari tempat wisata itu, kasihan sekali melihat adikku yang sudah sangat lelah harus berjalan lagi ke tempat parkir. Berhubung bensin sudah mau habis,kita cari pom terdekat. Saat akan pulang inilah aku benar2 bingung tak tahu arah. Bolak balik mencari jalan saat tadi berangkat tapi tak ada titik terang.
Saat mulai penat karena lelah dan juga panas,,akhirnya diputuskan melewati jalan yang ke arah Yogya depan pom tadi. Entah itu lewat ringroad atau lewat desa Kalibawang aku tak tahu yang penting jalan aja. Ada pertigaan lagi kita ambil yang ke arah Wates,,sebetulnya aku mulai ragu dengan jalanan itu tapi akhirnya  bertemu juga dengan jalanan di Kalibawang. Malah lebih cepat pula,sayangnya dalam perjalanan pulang adikku malah muntah-muntah dan alhasil celana panjangku basah kena muntahan.
Dengan perjalanan naik turun gunung, akhirnya sampai juga di rumah jam 11.45 siang.
Andai aja suasana tak panas banget pasti tak begitu menguras tenaga..

Seneng juga akhirnya bisa melancong kembali,,22 FEBRUARI 2015
Bulan depan kemana lagi ya,,,,,,,,
 

Selasa, 17 Februari 2015

NAno naNO

Bingung? Resah? Takut?
Jadi satu dalam diri, entah kapan akan terenyah pergi
Perasaan yang kadang datang kadang menghilang,membuatku susah untuk mengontrol.
Aku menjadi orang bodoh yang mudah dikuasai oleh ketidaktegasan.
Aku kehilangan pedoman,panutan yang menopangku untuk tetap berdiri tegak di antara hempasan angin maupun ombak.
Bukan diriku yang sebenarnya,aku tak mengenali lagi
Inginku menyerah,berdiam diri untuk sementara
Jika itu ku lakukan kapan aku akan bangkit? Kapan aku akan merasakan indahya dunia? Kapan semua mimpi akan terwujud?
Ku tahu Tuhan telah menyiapkan dunia ini begitu indahnya

Sadarlah aku,sadar
semua akan berlalu dan meninggalkan kenangan indah yang kan selalu terkenang.
kan selalu teringat betapa tidak mudahnya perjuangan hidup
Ikuti kehidupan seperti air mengalir,,,
air akan selalu punya cara untuk menuju hilir walaupun rintangan di tengahnya amatlah berat.

Kamis, 29 Januari 2015

THANK'S BUNDA

Sore itu saat kita duduk santai di teras, kau mengingatkanku kembali pada kenangan 5 tahun lalu.
Kenangan yang tak akan pernah terlupa olehku. Betapa besar perjuanganmu untuk anak-anakmu.
Ya,kalau aku kenang rasanya terharu banget. Bagaimana tidak??
Disaat hujan deras disertai petir yang menggelegar begitu hebatnya engkau rela menungguku di pinggir jalan karena aku belum pulang dari sekolah.Waktu itu aku harus menyelesaikan les privatku untuk lomba LKS. Padahal aku tak memintamu menjemputku, aku pun tak sms taupun telepon tapi dengan hatimu sendiri engkau lakukan itu. Saat aku turun dari angkut,aku pun kaget ibuku sudah ada di pinggir jalan dengan payungnya.
Rasanya waktu itu seneng,,soalnya ibu pengertian. Tapi juga aku merasa kasihan ibu harus kedinginan karena hujan,dan waktu itu dia hanya pakai sepeda onthel. Aku pun tak tahu berapa lama dia menungguku di sana. Di derasnya hujan dan halilintar yang menyambar-nyambar dia memboncengku pulang ke rumah. Mungkin ra sa takut itu ada saat petir dan halilintar bersahut-sahutan, tapi kau musnahkan hanya karena anakmu belum pulang.
Pengorbanan yang tak kan pernah ternilai oleh apapun. Aku tak pernah menyesal memlikimu ibu.

THANK'S FOR ALL BUNDA,,,

Rabu, 21 Januari 2015

Maafkan AKU

Aku masih merasa bersalah atas keputusan yang telah aku ambil. Entah mengapa perasaan ini terus menghantui. Rasanya aku telah meyia-nyiakan kesempatan, kalau dipikir memang iya. Hati pun menjadi sering tak tenang.
Ayah, maaf aku belum bisa menjadi yang ayah mau. Sebetulnya aku bingung, jika melihat Ibu ia merasa sangat lega dan begitu gembira karena aku tak jadi berangkat. Tetapi melihat Ayah,kekecewaan itu selalu saja ada.Kebingungan untuk ikut pendapat Ayah atau Ibu sebetulnya selalu menghampiri. Sejujurnya ketakutan untuk ikut tes lain waktu juga ada, apakah mungkin aku akan lolos kembali?
Penyesalan itu memang akan selalu hadir di belakang. Pikiranku sekarang pun menjadi lebih berat. .
Ketakutan sekarang yang paling besar ialah aku gagal menggapai masa depanku. Terkadang aku optimis berhasil, tapi terkadang keoptimisan itu lenyap ditelan pesimis.
Kehidupan ini akan terus berjalan, memang tidak mungkin aku hanya akan diam. Pesimis itu yang membuatku terus merasa bersalah.
Ayah, Ibu sekali lagi aku minta maaf belum dapat mewjudkan mimpi kalian. Doa dari kalian sangat aku harapkan setiap detik demi mewujudkan kembali. Aku akan mencoba bangkit kembali, karena aku tahu masih ada hari esok yang lebih baik. Tuhan akan selalu bersamaku,menjaga,melindungi. Aku percaya jika kita telah menjalankan kewajiban kepadaNya,pasti Tuhan akan memberikan apa yang kita mau. Kan ku coba menjalankan rutinitasku yang menenangkan jiwa itu. Karena dari situ doa2ku akan terjawab.


Jangan pernah menyerah untuk menghadapi semua,,Keep fighting

Selasa, 13 Januari 2015

NANO,,,NANO....

Ketika mmpi itu telah tiba di depan mata dan tinggal selangkah lagi untuk maju kemudian diputuskan mundur, rasanya memang sia-sia. Belum lagi kita dengar kanan kiri ada yang mendukung kita dan ada yang menyesalkan keputusan tersebut. Dan itu aku alami sendiri, saat semua orang berlomba2 untuk bisa keterima CPNS aku malah menyia-nyiakannya. Banyak yang bilang kesempatan gak akan datang 2 kali, cobalah dulu menjalani.
Ini bukan hal yang kecil asal coba, tapi ini pengabdian dari hati. Kalau memang hati belum siap lebih baik diberikan pada orang yang lebih mampu. Kita jangan pernah bermain dengan nasib orang karena pekerjaan ini menyangkut kepentingan masyarakat luas.
Awalnya setelah pengumuman itu aku merasa gembira karena apa yang aku tuliskan di blog ini dan aku mimpikan selama ini telah menjadi nyata. Tetapi lewat pemikiran dan pertimbangan yang begitu panjang dan pergolakan batin yang hebat aku putuskan untuk mundur.
Aku belum siap untuk mengabdikan diriku ke tempat yang begitu jauh dan belum pernah aku ke sana bahkan tak ada saudara.Bisa dibilang aku akan hidup sebatang kara. Banyak faktor yang akhirnya membuatku mundur.
Saat aku utarakan niatku ini ada perasaan lega daroi dalam diri begitu juga saat aku liat raut wajah ibu. Tak ada lagi beban pikiran di jiwanya.
Dan aku berharap dengan keputusan ini akan ada penggantinya dari yang di Atas untukku nanti. Memang Tuhan tak akan memberikan kesempatan yang sama tapi akan memberikan kesempatan dalam bentuk lain.
Semua akan indah pada waktunya,,,,
Banyak jalan menuju Roma,,,,

Percayalah dan yakini pada keputusan yang diambil sebagai keputusan yang terbaik
Jadikan suara kanan kiri sebagai semangat,,

Tuhan tahu jalan yang terbaik,,Amienn