Habis kata-kataku untuk menggambarkan apa yang telah aku rasakan. Setiap apa yang aku utarakan tak pernah engkau percaya. Harus dengan apa lagi aku bicara, memang aku blum bisa membuktikan.
Apakah memang aku yang terlalu bodoh?
Menunggu apa yang namanya ketidakpastian
Membuang waktu hanya untuk menunggu dirimu
Sedangkan dengan waktuku bisa ku berikan pada orang lain.
Tapi aku tetap memilih kamu,
Mungkin di sini salahku, mengapa saya tetap memilih kamu.
Banyak kan orang-orang yang dekat, tetapi saya cuek saja.
Terlalu bodoh saya, tetap menaruh harapan padamu. Yang sejatinya belum tentu kamu berharap padaku.
Terlalu bodoh saya, menghabiskan waktu untuk menunggu kamu yang belum tentu setelah itu kamu ingin denganku.
Terkadang memang saya merasa lelah akan semua ini, terkadang saya ingin meletakkan apa yang telah terjalin. Tapi akhirnya hanya Tuhan yang tahu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar