hemss rasanya tu seneng banget setelah kemarin Januari sempat gagal akhirnya tanggal 22 Februari 2015 aku jalan jalan juga ke Borobudur temple. Disaat pikiran baru penat,jelong-jelong akan selalu menjadi obat mujarab.
Berangkat pukul 07.00 pagi menyusuri jalanan sepanjang arah ke Nanggulan. Betapa indahnya pemandangan yang disuguhnya alam pada pagi hari,,dengan hamparan sawah luas,pegunungan yang membentang dari barat ke timur apalagi Merapi dan Merbabu nampak secara jelas. Udara pagi pun masih begitu segar di hirup.
Berbekal hanya feeling, kami terus berjalan mengikuti plakat yang ada. Soalnya baru pertama ini aku lewat jalan ini dan pertama kali nya aku ke Borobudur bahkan tanpa penunjuk jalan. Kata teman ku disuruh lurus aja mengikuti jalan. Sepanjang perjalanan berkelok2 melewati pegunungan,disuguhi bau durian yang dijual oleh warga sekitar. Bagi yang suka durian baunya sih oke oke saja tapi berhubung saya tidak doyan ya sudah baunya seakan menyiksa.
Saat perjalanan kurang lebih 5 Km,,kebingungan mulai melanda. Aku ambil jalan belok kiri sesuai plakat tapi saat ditengah jalan seperti ada yang aneh,,kami seperti melewati perkebunan. Aku putuskan kembali ke pertigaan semula dan bertanya di sana, belok kekirinya benar tapi setelah itu ambil yang kanan dengan jalanan yang sempit dan naik turun. Jalanannya pun rusak,,,kurang lebih 20 menit mengikuti jalan itu akhirnya Borobudur di depan mata.
Pukul 08.30 pagi sampai lah di Borobudur,,aku langsung cari toilet karena sudah tidak tahan. Setelah itu antri cari tiket masuk,aku beli 3 tiket kebetulan karena aku ajak kakak dan adikku. Saat hendak masuk, petugasnya tanya dari mana ngobrol2 bentar,dia nyuruh tiketnya yang satu dikembaliin aja kasihan anak kecil. Dan akhirnya dikembaliin sama kakakku,terima kasih ya pak atas bantuannya.
Saatnya melancong ke seluruh lingkungan candi,,hawa panas pun sudah tak terasa. Rasa bahagia dan takjub menjadi satu. Walaupun rasanya lelah naik turun tangga yang begitu tinggi tapi rasanya puas sekali. 2 jam berkeliling di candi terasa cepat dan kita harus melewati jalan yang begitu panjang dengan samping kanan kiri penuh dengan orang jualan oleh2.
Setelah keluar dari jalanan kita duduk2 dulu di taman untuk membuang rasa lelah dan masih sibuk berfoto ria.
Jam 10.30 pagi kita mulai keluar dari tempat wisata itu, kasihan sekali melihat adikku yang sudah sangat lelah harus berjalan lagi ke tempat parkir. Berhubung bensin sudah mau habis,kita cari pom terdekat. Saat akan pulang inilah aku benar2 bingung tak tahu arah. Bolak balik mencari jalan saat tadi berangkat tapi tak ada titik terang.
Saat mulai penat karena lelah dan juga panas,,akhirnya diputuskan melewati jalan yang ke arah Yogya depan pom tadi. Entah itu lewat ringroad atau lewat desa Kalibawang aku tak tahu yang penting jalan aja. Ada pertigaan lagi kita ambil yang ke arah Wates,,sebetulnya aku mulai ragu dengan jalanan itu tapi akhirnya bertemu juga dengan jalanan di Kalibawang. Malah lebih cepat pula,sayangnya dalam perjalanan pulang adikku malah muntah-muntah dan alhasil celana panjangku basah kena muntahan.
Dengan perjalanan naik turun gunung, akhirnya sampai juga di rumah jam 11.45 siang.
Andai aja suasana tak panas banget pasti tak begitu menguras tenaga..
Seneng juga akhirnya bisa melancong kembali,,22 FEBRUARI 2015
Bulan depan kemana lagi ya,,,,,,,,
q hanya ingin belajar menulis mengungkapkan isi hati,, maaf jika isinya kurang berkenan Thankss
Tampilkan postingan dengan label wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata. Tampilkan semua postingan
Kamis, 26 Februari 2015
Minggu, 14 September 2014
Melancong Part 2 with SETITI
Hemsss,,hari ini 14 September,hari yang sang ku nanti. Ya aku dan Setiti dari dulu emang udah berencana ingin jalan-jalan ke Solo naik kereta. Maklum baru mau pertama ini aku dan dia naik kereta.
Kalau ini temanya melancong beneran,,soalnya kita belum tahu mau ke mana di Solo tak ada teman yang tahu. Asal jalan aja nantinya.
Kita janjian bertemu di stasiun wates jam 6, yang datang duluan harus antri beli tiket prameks dulu.
Dan kebetulan yang sampe duluan di stasiun tu aku,,ya udah deh aku beli tiket prameks duluan.
Menunggu Setiti menjadi saat2 yang mendebarkan,,,knapa gak datang2.
Jam setengah 7 baru deh tu anak keliatan hidungnya, tinggal menunggu kereta datang.
Jam 7 keretanya datang,,saat masuk ternyata di dalam sudah penuh dengan orang-orang. Terpaksa kami bersiri,untungnya hanya sampai stasiun tugu setelah itu kita duduk.
Hemss,,,rasanya seneng bgt bisa kesampaian naik kereta.
Jam 9 sampai di stasiun Purwosari Solo,sesampainya di sana kita berencana membeli tiket tapi belum boleh dibeli.
Alhasil kita melanjutkan perjalanan ke pasar Klewer dengan Batik Solo Trans. Emang kalau pergi2 dengan peta buta tu,,rasanya gimana gitu. Gak tahu arah,kebingungan itu yang kam rasakan. Nyampe pasar Klewer aja nyasar. Haduhhhh
Ditambah lagi dengan udara yang begitu panasnya. Habis dari Klewer nganterin Setiti ke tempat pacarnya di Solobaru. Di sini lagi kita kebingungan,,pokoknya pengalaman yang begitu terkenang lah.
Akhirnya di jemput juga ma pacarnya,,,nyampe kostnya langsung tepar.
Sempat sih kami berdebat untuk beli tiket pulang,,,dan diputuskan pembeliannya seperti waktu di stasiun wates. Yang dianter duluan yang beli,,,
APAKAH YANG TERJADI??
Kebetulan aku lagi yang duluan,,aku langsung antri di loket kereta lokal. Nyampe di depan loket,jawaban yang tidak mengenakan sekali.
MAAF MBK TIKET PRAMEKS KE WATESNYA HABIS,,,,,,
aduhhh harus gimana ini pulangnya,,ngebis lama??
rasanya tu campur aduk,,
Tinggal tiket bengawan 50 ribu nyampe wates. Setelah,,bicara sana-sini dengan Setiti dipastikan kita pulang dengan Bengawan yang lebih cepat.Kalau naik bus bisa sampe malem nyampe wates.
Dan akhirnya kita naik Bengawan jam 15.25 sampe wates jam 16.47.
Pengalaman yang mengasyikkan dan menyenangkan,,,tapi lain kali kalau ingin naik Prameks mending cari lebih awal kalau mendadak gak akan kebagian deh,,
Pecaya aku,,,
Besuk lagi destination kita kemana Setiti??
Kalau ini temanya melancong beneran,,soalnya kita belum tahu mau ke mana di Solo tak ada teman yang tahu. Asal jalan aja nantinya.
Kita janjian bertemu di stasiun wates jam 6, yang datang duluan harus antri beli tiket prameks dulu.
Dan kebetulan yang sampe duluan di stasiun tu aku,,ya udah deh aku beli tiket prameks duluan.
Menunggu Setiti menjadi saat2 yang mendebarkan,,,knapa gak datang2.
Jam setengah 7 baru deh tu anak keliatan hidungnya, tinggal menunggu kereta datang.
Jam 7 keretanya datang,,saat masuk ternyata di dalam sudah penuh dengan orang-orang. Terpaksa kami bersiri,untungnya hanya sampai stasiun tugu setelah itu kita duduk.
Hemss,,,rasanya seneng bgt bisa kesampaian naik kereta.
Jam 9 sampai di stasiun Purwosari Solo,sesampainya di sana kita berencana membeli tiket tapi belum boleh dibeli.
Alhasil kita melanjutkan perjalanan ke pasar Klewer dengan Batik Solo Trans. Emang kalau pergi2 dengan peta buta tu,,rasanya gimana gitu. Gak tahu arah,kebingungan itu yang kam rasakan. Nyampe pasar Klewer aja nyasar. Haduhhhh
Ditambah lagi dengan udara yang begitu panasnya. Habis dari Klewer nganterin Setiti ke tempat pacarnya di Solobaru. Di sini lagi kita kebingungan,,pokoknya pengalaman yang begitu terkenang lah.
Akhirnya di jemput juga ma pacarnya,,,nyampe kostnya langsung tepar.
Sempat sih kami berdebat untuk beli tiket pulang,,,dan diputuskan pembeliannya seperti waktu di stasiun wates. Yang dianter duluan yang beli,,,
APAKAH YANG TERJADI??
Kebetulan aku lagi yang duluan,,aku langsung antri di loket kereta lokal. Nyampe di depan loket,jawaban yang tidak mengenakan sekali.
MAAF MBK TIKET PRAMEKS KE WATESNYA HABIS,,,,,,
aduhhh harus gimana ini pulangnya,,ngebis lama??
rasanya tu campur aduk,,
Tinggal tiket bengawan 50 ribu nyampe wates. Setelah,,bicara sana-sini dengan Setiti dipastikan kita pulang dengan Bengawan yang lebih cepat.Kalau naik bus bisa sampe malem nyampe wates.
Dan akhirnya kita naik Bengawan jam 15.25 sampe wates jam 16.47.
Pengalaman yang mengasyikkan dan menyenangkan,,,tapi lain kali kalau ingin naik Prameks mending cari lebih awal kalau mendadak gak akan kebagian deh,,
Pecaya aku,,,
Besuk lagi destination kita kemana Setiti??
Senin, 04 Agustus 2014
MELANCONG PART ONE,,,,,,,
Yogyakarta,,kota beribu kenangan. Rasanya ada yangn kurang jika pulang ke Jogja tapi tak melancong ke setiap sudut kota.
Kebetulan hari ini libur terakhirku dan lebaran hari ke 4. Dari dulu aku ingin ke TAMAN SARI YOGYAKARTA. Aku ajak soulmate ku mbk Yuli dan adikku, kasihan kalau ke Jogja tapi tak diajak keliling Jogja. Dari rumah aku berangkat jam 8 pagi, lewat jalur utara sekalian menjemput mbk Yuli. Walaupun masih pagi jalanan telah padat merayap,,soalnya masih hari lebaran. Jalan pelan-pelan aja biar selamat. Berhubung aku belum pernah ke Taman sari maka mbk Yuli lah yang menjadi petunjuk jalan.
Pukul 08.45 kami sampai di Taman sari,,masih lumayan sepi lah. Loket tiket pun belum buka,,,jadi kami putuskan lewat pintu samping. Kami langsung menuju lorong-lorong,,aku takjub baru kali ini soalnya berwisata ke sini.
Keluar dari lorong kami menuju benteng,,karena belum sarapan kami putuskan untuk mencari makan terlebih dahulu. Katanya adikku tadi dia melihat penjual makanan dari atas benteng. Kami pun turun,,saat berjalan menuju tempat makan aku terheran-heran ternyata wisata Taman sari ini di dalam komplek rumah-rumah penduduk. Kok bisa ya????????
Aku masih penasaran,,kami pun keliling Tamansari dari ujung ke ujung dan rasa penasaranku semakin membesar.
Yang semakin membuat rasa kagum pada tempat ini, saat kami menuju bangunan MASJID yang di dalamnya terdapat SUMUR GUMULING, di sebuah lorong terdapat anak-anak Jogja yang memainkan alat music dan berdendang menyanyikan lagu YOGYAKARTA milik BAND UNGU. Seketika terasa istimewa bagiku, bersyukur aku hidup di YOGYAKARTA. Warga yang tinggal di dalam komplek taman pun ramah-ramah dan lingkungannya dibuat nyaman untuk berwisata.
Semakin siang semakin ramai saja,,,sebetulnya aku masih ingin berlama-lama di tempat itu. Berhubung mbk Yuli dan adikku minta diantarkan ke KERATON JOGJA, kami mengakhiri perjalanan di TAMANSARI.
TAMANSARI,,WAITING ME,
I WILL GO BACK
Kebetulan hari ini libur terakhirku dan lebaran hari ke 4. Dari dulu aku ingin ke TAMAN SARI YOGYAKARTA. Aku ajak soulmate ku mbk Yuli dan adikku, kasihan kalau ke Jogja tapi tak diajak keliling Jogja. Dari rumah aku berangkat jam 8 pagi, lewat jalur utara sekalian menjemput mbk Yuli. Walaupun masih pagi jalanan telah padat merayap,,soalnya masih hari lebaran. Jalan pelan-pelan aja biar selamat. Berhubung aku belum pernah ke Taman sari maka mbk Yuli lah yang menjadi petunjuk jalan.
Pukul 08.45 kami sampai di Taman sari,,masih lumayan sepi lah. Loket tiket pun belum buka,,,jadi kami putuskan lewat pintu samping. Kami langsung menuju lorong-lorong,,aku takjub baru kali ini soalnya berwisata ke sini.
Keluar dari lorong kami menuju benteng,,karena belum sarapan kami putuskan untuk mencari makan terlebih dahulu. Katanya adikku tadi dia melihat penjual makanan dari atas benteng. Kami pun turun,,saat berjalan menuju tempat makan aku terheran-heran ternyata wisata Taman sari ini di dalam komplek rumah-rumah penduduk. Kok bisa ya????????
Aku masih penasaran,,kami pun keliling Tamansari dari ujung ke ujung dan rasa penasaranku semakin membesar.
Yang semakin membuat rasa kagum pada tempat ini, saat kami menuju bangunan MASJID yang di dalamnya terdapat SUMUR GUMULING, di sebuah lorong terdapat anak-anak Jogja yang memainkan alat music dan berdendang menyanyikan lagu YOGYAKARTA milik BAND UNGU. Seketika terasa istimewa bagiku, bersyukur aku hidup di YOGYAKARTA. Warga yang tinggal di dalam komplek taman pun ramah-ramah dan lingkungannya dibuat nyaman untuk berwisata.
Semakin siang semakin ramai saja,,,sebetulnya aku masih ingin berlama-lama di tempat itu. Berhubung mbk Yuli dan adikku minta diantarkan ke KERATON JOGJA, kami mengakhiri perjalanan di TAMANSARI.
TAMANSARI,,WAITING ME,
I WILL GO BACK
Langganan:
Postingan (Atom)


